Sabtu, 17 April 2021

Tips Memilih Lensa Sigma Sesuai Kebutuhan untuk Pemula

 

Tips Memilih Lensa Sigma Sesuai Kebutuhan untuk Pemula  - Produsen lensa kamera DSLR bukan hanya Canon dan Nikon saja. Sigma menjadi alternatif lensa kamera yang tak kalah kualitasnya dengan merk ternama seperti Nikon dan Canon. Perusahaan asal Jepang lah yang menciptakan produk lensa ini. Komitmen utamanya adalah menciptakan produk yang berkualitas Made in Japan.

Sigma merupakan produsen lensa pihak ketiga yang merancang produknya secara mandiri. Kelebihan dari lensa ini adalah harganya lebih murah jika dibandingkan lensa dari produsen kamera pihak pertama. Jadi lensa ini sangat tepat digunakan oleh pemula. 

Tips Mudah Pemula Memilih Lensa Sigma

 


Sebagian besar toko kamera akan menawarkan produk kamera satu paket dengan lensa kit dari pabrikan. Lensa yang digunakan biasanya adalah zoom 18-55 mm. Jika ingin membeli lensa lain yang sama dengan merk kamera tentu harganya sangat mahal.

Oleh karena itulah lensa dari pabrikan pihak ketiga jadi alternatif yang tepat. Jika ingin belajar memotret dengan varian lensa memang lensa Sigma menjadi pilihan yang terbaik. Tapi pemilihan lensa baru yang hendak dibeli juga tak bisa sembarangan.

Perlu teliti sebelum membeli dan disesuaikan dengan kebutuhan. Beberapa tips memilih lensa berikut ini akan sangat membantu, yuk ikuti.

Memilih sesuai konsep penggunaan

Ada tiga jenis lensa Sigma yang diproduksi yaitu art, contemporary dan sport. Masing-masing produk memiliki spesialisasi sesuai dengan kebutuhan memotret. Pemilihan lensa bisa disesuaikan dengan konsep dari masing-masing lensa.

Lensa konsep art cocok digunakan untuk memotret dengan kualitas tinggi. Jika ingin memiliki kualitas foto beresolusi tinggi maka lensa ini cocok digunakan. Lensa contemporary  adalah jenis yang seimbang antara portabilitas dengan kinerja.

Proses pengoperasiannya sangat mudah dan paling murah. Terakhir adalah lensa sport yang fungsi utamanya adalah untuk memotret benda bergerak cepat. Jika berencana memotret yang perlu fokus cepat atau autofokus, lensa sport adalah pilihannya.

Pastikan memiliki mount yang kompatibel

Tips selanjutnya adalah mengecek apakah mount pada lensa sesuai dengan bodi kamera. Kebanyakan produsen kamera selalu mengganti model mount dari setiap serinya.

Jangan sampai setelah membeli ternyata mount tidak sesuai dengan bodi kamera. Kebanyakan produsen pihak ketiga tidak selalu memiliki mount yang cocok. Jadi memperhatikan mount sesuai dengan bodi kamera sangatlah penting.

Mengecek kondisi lensa

Bodi kamera jangan pernah lupa untuk dibawa ketika hendak membeli lensa. Karena Anda bisa langsung mengecek kondisi dari lensa tersebut. Pengujian yang dilakukan antara lain fungsi autofokus, dan ring zoom apakah terasa ringan.

Optik dari lensa juga harus dalam kondisi yang baik bebas jamur. Biasanya lensa bekas yang hendak dijual tidak memenuhi kondisi ini. Bentuk jamur biasanya berupa titik berwarna putih.

Berapa lama garansinya?

Tak lupa juga mengenai pengecekan garansi. Fungsinya adalah Anda mendapatkan jaminan langsung dari pabrikan Sigma. Mendapatkan garansi resmi mempermudah Anda untuk mendapatkan klaim ketika terjadi kerusakan. Garansi yang diberikan dari pabrikan akan lebih terpercaya dan berkualitas.

Mengecek spesifikasinya

Terakhir adalah mengecek spesifikasi dari masing-masing lensa. Poin ini juga sangat penting untuk mengetahui kemampuan apa saja yang dimiliki. Contohnya saja kualitas optik yang dimiliki dan bagaimana kualitas image stabilizer yang dimiliki.

Hal yang perlu diperhatikan adalah semakin tinggi spesifikasi bawaannya maka harga juga akan mengikuti.

Jika mencari lensa pihak ketiga, Sigma adalah pilihan yang terbaik karena lengkap dengan harga lebih murah. Anda bisa mendapatkan aneka produk Sigma di Blibli.com.

Load comments